Perlukah Melakukan Root Terhadap Android?

manfaat-root-untuk-hp-android

Bagi pengguna android pasti tidak akan asing dengan istilah Root. Pengertian dari Root dapat anda cari di Google. Secara garis besar, Root adalah aktifitas membongkar keamanan yang ada pada android sehingga kita dapat masuk kedalam sistem android itu sendiri.

Perlukah android di root? Jawabanya tergantung kebutuhan dan kepentingan penggunanya sendiri. Untuk sebagian orang, mereka yang selalu melakukan Root pada setiap perangkat android . Kenapa? Ada beberapa alasan kenapa saya melakukan Root ini.

1. CWM/TWRP.
Rooting terhadap android memang menghanguskan garansi ponsel. Mereka ini tidak pernah memanfaatkan garansi yg ada. Alasanya karena memperbaiki ponsel di service center biasanya memakan waktu lama. Pengalaman teman saya saat memperbaiki ponsel yg bootloop hingga 3 Hari. Sedangkan jika kita perbaiki di konter biasanya dikenakan biaya sebesar 50 – 100 ribu. Bisa juga dengan melakukan flashing dengan menggunakan laptop/komputer yang saya rasa cukup rumit untuk pengguna awam (Cara ini adalah yang banyak di gunakan service center & konter untuk memperbaiki Android Bootlop & Soft brick) dan pastinya semua data pada ponsel anda akan hilang. Dengan CWM/TWRP kita bisa melakukan Backup – Restore data dan sistem ponsel sehingga jika terjadi Bootloop dan aplikasi sistem force close, kita hanya tinggal melakukan Restore data dan sistem agar ponsel kembali bisa digunakan hanya dengan kurang lebih 10-15 menit (tentunya harus melakukan backup terlebih dahulu). Di sebagian besar ponsel untuk menginstall CWM/TWRP ini harus melakukan Root terlebih dahulu.

2. Meningkatkan/Menurunkan Kinerja CPU Ponsel.
Ada kalanya ponsel terasa berat sehingga untuk membuka aplikasi/bermain game akan terasa sedikit lag. Pada android yg telah di Root kita dapat meningkatkan kinerja CPU untuk “memaksa” performa ponsel. Atau mungkin android terasa cepat panas dan membuat batrey lebih cepat habis, kita dapat menanggulanginya dengan menurunkan kinerja CPU dengan efek ponsel akan terasa sedikit lamban namun batrey akan lebih irit (saya rasakan sendiri).

3. Menghapus Aplikasi Bawaan Pabrik.
Aplikasi bawaan pabrik yang tertanam cukup banyak memakan kapasitas memory ponsel sedangkan beberapa diantaranya tidak kita gunakan, seperti Google Plus, Hangout dan lain – lain, namun tidak bisa kita hapus/uninstall. Dengan melakukan Rooting terhadap android, kita dapat menghapus aplikasi tersebut.

Namun apabila 3 hal diatas anda rasa tidak diperlukan, maka anda tidak perlu melakukan Root terhadap android anda. Jadi perlukan Rooting terhadap android? Kembali rergantung kebutuhan dan kepentingan anda masing – masing.