Perjalanan

Subhaanallaah,,
tak terasa menetes deras Air mata ini,,,,,

Tidak seberapa jatah rupiah di saku, karenanya, bersyukur dan bersabar hal yang akrab dinasehatkan sahabat2 terdekat. Setidaknya, hari2ku
disibukkan sesuatu yang bermanfaat.

Di selang waktu sibuk yg tersisa, Saya suka menjajakkan kaki, berjalan merunduk ke atas, menikmati ciptaan Allah yang mengolah rasa.��

Di tengah pengembaraan masa muda, ada keinginan membangun biduk kecil sebuah keluarga.
Dari Sesederhananya diriku, dan sesederhananya dirinya, kelak semoga akan tumbuh generas2 ahli surga.

Tidak setampan Nabi Yusuf.
Tidak sekaya Nabi Sulaiman.
Tidak sesabar Nabi Ayub.
Tidak sepandai Ali bin abi tholib.
Tidak sedermawan Abdurrahman bin auf.
Tidak setawadhu,’ Abu bakar.
Tidak Segagah Umar bin Khotob.
Dan
Tidak Sesempurna Rasulullah saw.

Bahwa Allah memfithrohkan setiap hamba untuk berikthiyar, berdoa Dan Bertawakal. Untuk segala kemungkinan terbaik.

Saya masih belajar.
Sekarang dan seterusnya
( status seorang teman ~ Zuq Pengelana )