Kisah Seorang Blogger : Akibat Terlalu Mendengarkan Orang Lain

Blogging-ditorial-Calendar

Ada sebuah kisah yang mungkin bisa menjadi pelajaran kita bersama. Kisah seorang blogger, yang kehidupannya berubah karena terlalu mengikuti perkataan orang lain. Hidupnya berantakan setelah dia mendapatkan kesuksesan, dan akhirnya dia kembali menjadi dirinya sendiri. Berikut kisah lengkapnya.

KORBANKAN ISI RUMAH !!!
Awal mula si Master blogger mengenal dunia maya, waktu itu Master blogger sedang berusia 14 tahun tepatnya pada 2007, awal karirnya bermain blogger Master blogger tidak pernah tau bagaimana cara bisa mendapatkan uang dengan cara bermain blog, sampai akhirnya si Master blogger menemukan sebuah PPC LOKAL, saat itu dirinya terus menggeluti PPC lokal itu hingga bisa mencetak uang, saat itu penghasilan Master Blogger bisa di bilang selalu rugi disetiap bulannya lantaran biaya Listrik dan Internet jauh lebih besar di bandingkan dengan pendapatannya saat itu.

Master blogger saat itu hanya berpenghasilan 120Ribu dalam satu bulan, itu pun setelah dirinya bermain blog selama 1 tahun. Jadi selama proses mendapatkan gaji 120 Ribu itu Master blogger terus menjual apa yang ada di isi rumahnya seperti Kulkas, Lemari bahkan hingga Baju – baju yang dikenakan Master blogger di jualnya.

Karena sering menjual barang – barang rumah, Master Blogger pun sering mendapatkan ceramah dari Ibu dan Ayahnya yang mana saat itu di usianya yang masih kecil dan masih sekolah dirinya sudah berani menjual barang – barang rumah milik orang tuanya. Namun semua itu dilakukan Master Blogger lantaran dirinya ingin merubah keadaan Finansial keluarganya.

Meski terus mendapatkan arahan – arahan dari kedua orang tua namun Master Blogger terus berusaha menjelaskan kepada kedua orang tuanya jika saat itu dirinya butuh dukungan modal dan apa yang dilakukannya itu benar – benar merupakan kerja kerasnya yang pasti akan membuahkan hasil yang positif kedepannya.

Saat itu beruntung orang tua Master Blogger terus memberikan dukungan, dan bahkan ketika kedua orang tua sudah mulai mengetahui Master Blogger bisa mendapatkan uang 120 Ribu setiap bulan, Kedua orang tua Master Blogger pun rela menjual apa yang ada pada isi rumah untuk sekedar membayar Listrik dan juga membayar Biaya Internet.

Pekerjaan orang tua Master Blogger saat itu adalah buruh tani, jadi gajiaan atau mendapatkan uangnya jika hanya ketika musim panas saja, namun setiap hari ayah Master Blogger selalu mengupayakan mendapatkan uang sebesar Rp. 10.000,- dengan cara menjadi kuli panggul di pasar, untuk biaya sekolah Master Blogger yang mana saat itu masih bersekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Tahun demi tahun dilewati dengan kehidupan yang serba sederhana dan penuh perjuangan, semua keluarga Master Blogger tidak ada yang tidak bekerja, sang ibu pun bekerja menjadi tukang cuci panggilan tetangga – tetangga desa.

Guncangan dalam mencari uang dari internet pun pernah dialami Master Blogger di mana saat itu master blogger duduk di kelas 3 SMA, dengan penghasilan per bulan 400 Ribu, masih di potong biaya Listri dan Internet 225 Ribu total bersih penghasilan 175 Ribu, sudah harus mulai harus meningkatkan pendapatannya di dunia maya, lantaran saat itu Master Blogger punya adek baru dan tentunya biaya semakin bertambah.

Pernah suatu ketika Master Blogger akhirnya harus menjual Komputer satu – satunya yang dimilikinya untuk mendapatkan penghasilan dari dunia maya lantaran adiknya sakit dan harus di awat dirumah sakit. Saat itu adik Master Blogger membutuhkan biaya yang cukup besar, karena merasa kasihan dengan kedua orang tuanya yang hanya bekerja sebagai buruh tani dan cuci pakaian, Master Blogger pun saat itu sempat mengubur impiannya untuk menjadi blogger yang sukses.

Setelah menjual komputernya Master Blogger pun sering berjualan gorengan di sekolahnya, untuk menyambung biaya sekolah yang tinggal sebentar lagi lulus. Ketika sudah lulus Master Blogger mulai kembali terpikir untuk mencari uang melalui Internet dengan cara menjadi blogger.

Akhirnya Master Blogger pun semangatnya kembali bangkit setelah Ayahnya menjual Kambing satu – satunya untuk membeli komputer, Sepertinya sang Ayah tau persis apa yang dibutuhkan Anaknya saat itu.

Namun setelah menjual Kambing dan membeli komputer untuk Master Blogger, Master Blogger tidak semudah itu mendapatkan penghasilan yang dulu pernah dirintisnya, ia harus mulai dari nol lagi lantaran para visitor blognya saat itu sudah pada kabur karena blognya tidak pernah Update.

KEHIDUPAN YANG SUDAH MULAI BERUBAH
Karena merasa jika masuk ke dalam PPC Lokal itu lama mendapatkan penghasilan jutaan, Akhirnya Master Blogger pun searching – searching dan jatuh cintalah Master Blogger dengan google adsense, satu tahun pertama bermain Adsense Master Blogger sudah mulai bisa mendapatkan bayaran dari Google Adsense sebanyak 3 kali, Kala itu gajian pertama 100 Dollar, Kedua 142 Dollar dan gajian ketiga 198 Dollar.

Dengan penghasilan yang cukup besar itu akhirnya Master Blogger pun bisa membuat Ayah dan Ibunya bangga karena sudah mulai bisa menunjukan apa yang ia percaya selama masih duduk di bangku Sekolah Menegah Pertama ( SMP ).

Dan akhirnya tahun demi tahun penghasilan Master Blogger terus meningkat – meningkat dan meningkat hingga akhirnya Master Blogger sudah bisa menjadi Jutaawan yang mana berpenghasilan 30 hingga 50 Juta setiap bulannya.

SALAH ARUS DAN SADAR SETELAH KEHABISAN BENSIN
Kehidupan yang sudah bisa dibilang menjadi orang kaya rupanya juga bukan berarti orang itu bisa menjadi orang yang aman masalah akan selalu saja terjadi, ketika Master Blogger sudah berpenghasilan Puluhan Juta rupiah setiap bulannya, Adek Master Blogger yang saat itu mulai bersekolah di SMP, terbiasa hidup dengan kebiasaan yang serba ada dan mewah berbalik dengan kehidupan Master Blogger sewaktu kecil dahulu, pemborosan pun selalu dilakukan oleh Adik Master Blogger yang selalu mengejar kesenangan dan juga pergaulan.

Adik Master Blogger pun selalu meminta barang – barang yang mahal oleh Master Blogger seperti Sepeda Motor dari luar Negeri, Tas yang harganya puluhan juta rupiah bahkan pernah minta sebuah mobil juga.

Namun saat itu Master Blogger selalu memberikannya dan tidak pernah bertanya apa guna barang – barang tersebut kepada adiknya, lantaran Master Blogger sendiri saat itu sudah mulai buta dan terlalu berambisi untuk selalu mempamerkan kepada tetangga – tetangganya jika dirinya sudah sukses meski hanya bekerja di rumah sebagai seorang Blogger.

Saat itu pekerjaan Master Blogger pun cukup sulit dijelaskan lantaran di desa Master Bloger tidak banyak orang yang cukup mengerti tentang dunia Internet.

Karena jenuh dengan perkataan orang dan gosip – gosip tetangga akhirnya Master Blogger pun pindah ke Kota, rumah bertingkat pun di belinya di pusat kota.

Nah, saat itulah kehidupan Master Blogger mulai salah arus atau salah jalan, pasalnya kehidupan di kota justru lebih panas dari pada di desa, di kota Master Blogger hampir setiap hari disindir tidak bekerja dan hanya menjadi penipu Online, banyak tetangga Master Blogger yang menganggap Master Blogger adalah seorang penipu online, bahkan ada juga tetangga Master Blogger yang menganggap Master Blogger adalah seorang dukun dan jika ada tetangga perumahan yang meninggal pasti Master Blogger menjadi sasaran empuk yang selalu dicurigai.

Karena tidak tahan dengan omongan – omongan dan sindiran – sindiran tetangga akhirnya Master Blogger pun meminta ketua RT dan juga beberapa warga untuk ikut saat Master Blogger mengambil gaji di Kantor pos dari Western Union.

Dan setelah kejadian itu Master Blogger pun tidak lagi di tuduh sebagai seorang dukun atau penjahat online, namun yang namanya manusia terus saja tidak berhenti memiliki sebuah masalah, setelah itu Master Blogger justru mendapat sindiran – sindiran dari tetangganya seperti “Kalau Emang Kaya raya penghasilan puluhan Jutaa Harusnya sudah punya rumah tingkat 5. Karena merasa panas akhirnya Master Blogger pun terus mengikuti omongan orang dan membangun rumahnya hingga tingkat lima, penghasilan yang semakin bertambah setiap bulannya saat itu seolah – olah malah tidak membuat Master Blogger menjadi orang yang tenang namun justru selalu emosional.

Hingga suatu ketika tetangganya berucap “jika memang kaya harusnya sudah punya pulai pribadi sendiri” karena merasa jenuh dengan omongan para tetangga Master Blogger pun akhirnya menjual semua aset yang telah ia dapatkan berupa rumah, mobil dan semua harta – hartanya dan dikumpulkan untuk membeli sebuah pulau kecil di daerah Bali.

Namun apa yang terjadi setelah membeli sebuah Pulau Di Bali, Justru Pulau yang di beli Master Blogger dan juga telah di isi dengan segala kemewahan dan juga prabotan – prabotan yang mewah semuanya hangus lantaran pulau tersebut tenggelam. Pulau yang hanya berukuran tidak terlalu besar itu pun lenyap bahkan hingga kini pulau kecil Master Blogger pun masih tenggelam oleh air lautan.

Beruntung saat tenggelamnya pulau pribadi itu Master Blogger dan keluarga selamat, karena sudah tidak punya uang dan seperti kehabisan bensin dalam perjalanan, akhirnya Master Blogger pun kembali lagi ke Kampung Halamannya dulu sebuah rumah dari bambu kisah di mana dirinya dan keluarganya memulai perjuangannya.

KEMBALI PULIH SETELAH BERHENTI MENGIKUTI OMONGAN ORANG
Setelah sadar jika mendengarkan omongan orang terus menerus dan terus mengikutinya akhirnya Master Blogger pun memiki kesimpulan jika omongan orang yang terus di ikuti tidak akan habisnya, “Biarlah orang berkata apa yang penting saya tetap menjadi diri saya dan saya punya kehidupan menyenangkan yang sudah saya impi – impikan selama ini.” Itulah perkataan Master Blogger setelah kehilangan Pulau dan harta – hartanya.

Namun tidak menunggu waktu lama hanya beberapa bulan saja master blogger sudah kembali mendapatkan kekayaannya kembali dari bermain blog, penghasilannya yang sudah mencapai 400 Juta hingga 500 Juta perbulan kini mulai di pikirkan untuk membantu sesama, atau rekan – rekan sesama blogger dan juga para anak – anak yatim. Master Blogger kini lebih memilih untuk terjun ke acara – acara sosial, dan tanpa diketahui oleh orang banyak, kini Master Blogger menjalani kehidupan mewahnya yang tidak pernah diketahui orang banyak.

Tetangga kampung Master Blogger pun tidak mengetahui jika sebenarnya Master Blogger masih menjadi seorang blogger yang berpenghasilan Ratusan Juta Rupiah setiap bulannya.

Nah, semoga Kisah Master Blogger ini bisa menambah semangat dan mengingatkan para blogger – blogger yang sudah mendapatkan kesuksesaan dan berpenghasilan Jutaan hingga Ratusan juta rupiah agar terus menjadi diri sendiri dan tidak berubah sedikit pun meski kehidupannya sebenarnya sudah berubah.

Sumber : http://hanyatauaja.blogspot.co.id